Presiden Joko Widodo atau Jokowi membuka RNPK 2017,
dengan pemberian Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada 2.800 anak yatim piatu, di
Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat," demikian
keterangan tertulis dari Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kemendikbud,
Kamis (26/1/2017).
Kemendikbud menyebutkan selama tiga hari, 25 hingga 27
Januari 2017, para pemangku kepentingan di bidang pendidikan dan kebudayaan,
memfokuskan untuk membahas layanan pendidikan yang merata, berkeadilan, dan
berkualitas.
RNPK yang bertempat di Pusat Pendidikan dan Pelatihan
(Pusdiklat) Kemendikbud, Bojongsari, Sawangan, Jawa Barat, ini bertema Bersama
Membangun Pendidikan dan Kebudayaan yang Merata, Berkeadilan, dan Berkualitas.
Sebanyak 1.087 orang akan menghadiri RNPK 2017, yang
berasal dari jajaran pejabat eselon di lingkungan Kemendikbud, kepala dinas
pendidikan tingkat provinsi, kabupaten atau kota di seluruh Indonesia, anggota
DPR, Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan, dan Unit Pelaksana Teknis (UPT)
pendidikan dan kebudayaan, serta pihak terkait lainnya.
Nantinya, RNPK akan merumuskan empat tujuan yaitu pertama
Evaluasi Capaian Pelaksanaan Program dan Kegiatan 2016. Kedua, sinergi
pelaksanaan program dan kegiatan prioritas 2017 dengan fokus utama Program
Indonesia Pintar, Penguatan Pendidikan Karakter.
Selain itu, Peningkatan Kualitas dan Relevansi Pendidikan
Kejuruan, Penguatan Pengelolaan Pendidikan dan Kebudayaan antara Kemendikbud
dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi dan Kab/Kota (Implementasi UU
Nomor 23 Tahun 2014).
Ketiga, menyepakati Kebijakan Operasional 2017 dan
Merumuskan Bahan Masukan Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2018 dengan
mempertimbangkan kewenangan dan urusan bidang dikbud sesuai UU Nomor 23 Tahun
2014.
Keempat, meningkatkan kerja sama antara Kemendikbud,
dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi dan kabupaten atau kota dengan
masyarakat komunitas pendidikan dan kebudayaan. Rumusan tujuan ini akan digelar
ke dalam tiga komisi.







0 komentar:
Posting Komentar